POKER ONLINE TERPERCAYA

Selasa, 19 Juli 2016

Agen Judi Casino Online: Liga Champions, Alasan Ronaldo Menjadi Penendang Penalti Terakhir


agen judi casino online



Real Madrid akhirnya kini mampu memenuhi ambisi sang pelatih untuk menjadi juara di Liga Champions, Real Madrid kini sukses meraih La Undecima atau trofi kesebelas Liga Champions setelah mengalahkan Atletico Madrid dalam drama adu penalti di San Siro, pada hari Minggu (29/5/2016)
Cristiano Ronaldo menjadi sang penendang pada saat penalti kelima saat Real Madrid menang dengan skor tipis 5-4 lewat adu penalti di final Liga Champions melawan Atletico Madrid, pada hari Minggu (29/5/2016) CR7 jadi penentu setelah Juanfran dari Atletico Madrid gagal eksekusi penalti.
Bintang Madrid asal Portugal itu mengaku sudah punya firasat bakal mencetak gol penentu kemenangan, Maka itu dia pun meminta Zidane untuk membiarkannya eksekusi penalti yang kelima.
“Saya sudah tahu bakal cetak gol penentu dan itu terjadi, Saya minta Zidane untuk menjadikan algojo kelima dan saya tahu bakal mencetak gol kemenangan,” 
Berkat tendangan penaltinya dan gol terakhirnya pun tercipta, Los Blancos kini genap koleksi 11 trofi Liga Champions, Itu membuat Ronaldo gembira karena bisa membuat fans Madrid gembira.
"Ini semua untuk keluarga, pemain dan juga semuanya, Terima kasih banyak untuk fans, ini semua untuk Anda, Kinerja saya di partai final memang bukan yang terbaik, Tapi saya mau tanya, siapa yang bermain luar biasa? Tidak satu pun! Itu adalah akhir musim dan Anda tidak memiliki kekuatan yang sama seperti di awal musim, tapi saya sudah melakukan yang terbaik,"
“Musim ini, saya masih menjadi yang pertama dalam tim. Saya bermain lebih dari 4000 menit. Itu berarti, saya masih bagus, baik secara fisik maupun mental, Saya juga menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi ini, lagi!” ucap Ronaldo seperti yang dilansir dari www.7nagapoker.com
Mantan bintang Manchester United itu malah menuding ada yang cemburu atas kesuksesannya yang sudah menjuarai Liga Champions sebanyak tiga kali, yakni tahun 2008 (bersama MU), 2014, dan 2016 (bersama Madrid).
“Sepertinya saya merasa ada yang cemburu. Tapi saya tidak mempedulikannya. Lebih baik saya menjaga orang-orang yang saya cintai, Gelar Liga Champions ini untuk mereka yang mencintai saya, fans di Portugal dan juga di seluruh dunia,” katanya.

0 komentar: